Selasa, 11 Maret 2014
Masyarakat Tionghoa Berharap Lahir Pemimpin Serba Bisa
Tahun Baru Imlek 2565 dianalogikan bak kuda. Pemimpin ibukota
DKI Jakarta pun dituntut agar lebih mahir lagi dalam menangani permasalahan-permasalahan yang ada di kota
Jakarta.
Dalam tahun imlek 2565 tahun kuda ini, semua elemen di
segala bidang, baik itu masyarakat maupun pemerintahan, harus melakukan
perbaikan-perbaikan kerja yang lebih tulus lagi, tak kenal lelah, bersamaan dan
sinergi. Bagaikan jodoh, kuda yang kuat dengan ditunggangi oleh seseorang yang
sudah mahir dan mengerti akan kondisi kudanya, sempurna.
Sudah saatnya di moment pemilu 2014 kali ini, kita memilih
untuk melahirkan pemimpin yang mau bekerja keras dan tulus untuk memperjuangkan
rakyatnya. Warga Jakarta yang sudah bekerja keras dan kecewa terhadap pemimpin
yang sudah pernah dilahirkan, sudah sepatutnya mendapatkan pemimpin yang lebih
baik lagi dan tulus dalam mengemban tugasnya.
Maka dari itu, pemilu yang akan datang dalam hitungan minggu
perlu dimanfaatkan dengan baik. Jadilah pemilih yang lebih pintar dan bijak
dalam menggunakan hak pilih. Kenali juga semua rekam jejaknya, ikuti kata hati
dan turut berpartisipasi dalam membangun negeri kita yang tercinta.
PKB DKI Soroti Tempat Pengungsian yang Tak Layak
Banyaknya titik lokasi banjir membuat
segenap perangkat penanggulangan banjir di ibu kota berjalan kurang
optimal. Agar tak membebani kerja sejumlah pihak, Pemprov DKI disarankan
fokus pada penyediaan tempat pengungsian yang layak.
“Sebaiknya Pemprov DKI fokus di
penanganan korban banjir agar lebih baik dan memadai, karena situasi
posko-posko banjir di sejumlah titik, tidak layak untuk menampung
pengungsi,” papar Wakil Ketua DPW PKB DKI Jakarta Heriandi, kepada
redaksi www.dpp.pkb.or.id, Minggu (19/1/2014).
Terkait anggarannya, caleg DPRD DKI ini
meminta dana untuk rekayasa cuaca sekitar Rp20 miliar lebih baik
digunakan untuk pembangunan shelter pengungsian. Sehingga tempat
sementara bagi ribuan pengungsi banjir Jakarta menjadi layak serta
dilengkapi obat-obatan dan dapur umum.
Pemilik nama Tionghoa, Lim Yauw Thiam
ini juga menyarankan agar semua program-program hidrologi harus menjadi
prioritas supaya dikerjakan. Supaya kejadian penanggulangan banjir yang
tergopoh-gopoh kali ini tak terulang kembali. “Banjir bukan siklus lima tahunan, ini
membuka mata kita bahwa Jokowi-Ahok masih banyak pekerjaan pengelolaan
banjir yang harus dilakukan mereka,” kata Heriandi.
http://infoislami.com/pkb-dki-soroti-tempat-pengungsian-yang-tak-layak/
BANJIR JAKARTA
Hujan lebat yang terus
menerus mengguyur wilayah DKI Jakarta dari awal bulan Januari mengakibatkan
sejumlah ruas jalan di kota Jakarta lumpuh diakibatkan oleh banjir yang
menggenang dengan ketinggian yang sangat mengkhawatirkan penduduk DKI Jakarta
yang berdampak pada terganggu segala aktivitas masyarakat mulai dari bersekolah
hingga kegiatan perekonomian.
Saya sebagai makhluk sosial
tentunya turut merasakan bagaimana rasanya apabila tertimpa musibah banjir. Maka
dari itu, dengan ikhlas saya turut berpartisipasi aktif membaantu
saudara-saudara kita yang kebanjiran di beberapa titik di kota Jakarta. Seperti
contoh ketika banjir di daerah Pluit dan Penjaringan yang mencapai ketinggian
hingga 1,5 meter. Saya langsung berinisiatif mengajak teman-teman untuk
menyisihkan sebagian uangnya untuk menyumbang makanan, obat-obatan serta
pakaian yang langsung saya berikan ketika banjir masih menggenang di malam hari
ke posko pengungsian Waduk Pluit.
Selain di daerah
tersebut saya juga mengunjungi dan memberikan bantuan ke beberapa titik banjir
di kota Jakarta seperti daerah Sunter yang digenangi air hingga ketinggiannya
mencapai pinggang orang dewasa, kemudian saya pergi ke wilayah Kapuk Raya arah
menuju Teluk Gong yang juga lumayan parah digenangi oleh air dan beberapa titik
lainnya.
Untuk mencapai
titik-titik tersebut ternyata tidaklah semudah yang saya bayangkan. Dengan ketinggian
air yang membuat motor saya mogok beberapa kali, saya harus berjuang untuk
sampai ke lokasi banjir dan menyalurkan bantuan serta memeberikan dukungan
moril kepada para korban banjir. Mudah-mudahan niat baik saya ini berguna bagi
mereka.
Minggu, 23 Februari 2014
PERAYAAN IMLEK BERSAMA DPP PKB
Pada hari rabu 29 Januari, saya bersama teman-teman anggota PKB, hadir merayakan perayaan imlek yang diadakan di gedung Dewan Pimpinan Pusat PKB yang berada di Jalan Raden Saleh 9, Jakarta Pusat. Dengan bertemakan "kerja keras dalam keberagaman menuju Indonesia mandiri dan berdaulat".
Turut hadir dalam acara perayaan imlek ini yaitu Muhaimin Iskandar Ketua Umum PKB, Rusdy Kirana selaku Wakil Ketua Umum, saya sendiri Heriandi Lim selaku Wakil Ketua DPW PKB DKI Jakarta, Imam Nawawi selaku Sekjen DPP PKB, Drs. Piandi, Suyapto Tandywasesa, Eddie Setiawan dan para pemuka lintas agama.
Dalam acara tersebut, kami para caleg PKB yang berasal dari etnis Tionghoa memberikan nama Tionghoa untuk Muhaimin Iskandar yaitu Tan Hay Ming dan juga nama Tionghoa untuk Partai Kebangkitan Bangsa yang artinya tetap sama dengan bahasa.
inilah foto-foto kebersamaan kami tanpa mengenal suku, budaya dan agama, semua tampak berbaur satu sama lain dan juga saling menghormati tradisi yang dimiliki oleh etnis kami.
Nama mandarin untuk Muhaimin Iskandar
Nama mandarin untuk Partai Kebangkitan Bangsa
Rabu, 18 Desember 2013
PERTEMUAN RT DAN RW DI WILAYAH PIK
Pada hari kamis 12 Desember 2013, saya memprakarsai sebuah pertemuan yang dihadiri oleh ketua-ketua RT dari RW 05 dan 06 kamal muara, serta ketua-ketua RT dari RW 07 dan 08 Kapuk Muara di wilayah PIK. Dalam kesempatan tersebut, saya gunakan untuk ajang silaturahmi sekaligus membahas issue-issue yang sedang hangat di lingkungan PIK.
Adapun beberapa permasalahan yang dibahas yaitu :
1. Persoalan sikap RT dan RW yang tetap meminta PT. Mandala Permai agar tetap akomodatif,
2. Persoalan akan bertambahnya RT-RT baru hasil pemekaran di wilayah RW 07 Kapuk Muara
3. Persoalan wilayah PIK yang sekarang menjadi besar tantangannya seiring berjalannya waktu
dan diakhir pertemuan tersebut kami sepakat akan melakukan pertemuan lanjutan 3 bulan kemudian serta juga makin mantap untuk berhimpun dalam wadah forum PIK
Adapun beberapa permasalahan yang dibahas yaitu :
1. Persoalan sikap RT dan RW yang tetap meminta PT. Mandala Permai agar tetap akomodatif,
2. Persoalan akan bertambahnya RT-RT baru hasil pemekaran di wilayah RW 07 Kapuk Muara
3. Persoalan wilayah PIK yang sekarang menjadi besar tantangannya seiring berjalannya waktu
dan diakhir pertemuan tersebut kami sepakat akan melakukan pertemuan lanjutan 3 bulan kemudian serta juga makin mantap untuk berhimpun dalam wadah forum PIK
Selasa, 03 Desember 2013
BANJIR ITU "TIDAK ENAK"
Bencana banjir di Jakarta tidak ada yang
mengira dan menginginkannya. Tetapi bencana tidak dapat dicegah apalagi
diusir ketika kita manusia lalai dan tidak mau bersahabat dan
menghargai alam. Ketika semua orang sibuk membantu korban banjir dengan
turun langsung membantu di posko-posko dan ke lokasi bencana, ternyata,
di media sosial seperti Blackberry Messenger telah ramai kiriman
bersiaran (broadcast), yang memberitakan soal
penyebab banjir adalah karena pintu air di PIK, tidak dibuka, dan ada
orang dari daerah ambon serta oknum Marinir yang menjaganya untuk tetap
tertutup.
Tidak lupa dalam pesar tersiar
(broadcast) itu di sisipkan tautan sebuah cuplikan dari beraking news
suatu stasiun telivisi nasional kita.
Tidak
tahu, latar belakang motivasi yang orang pertama yang memulai melakukan
siaran berita ini lewat BBM, dan yang disayang kan juga, ternyata semua
orang yang menerimanya tanpa melakukan penelaah lebih dalam, segera
meneruskan berita tentang pintu air di PIK ini ke jaringan kontak
dimedia sosialnya.
Sahut-mensahut berita tidak
benar ini mengalir dengan derasnya, sehingga menjadi suatu pembenaran
berita yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.
Dan
setelah saling bersahutan, ternyata timbul lagi ajakan untuk melakukan
buka paksa pintu air tersebut serta menyalahkan pengembang yang
membangun kawasan PIK itu.
Bagi saya, apapun alasan yang diberikan untuk motif penyebaran info sesat ini tidak bisa dibenarkan dan ditoleril.
Saya mungkin bukan seorang tata kota dan tata air.
Saya mungkin bukan pengusaha serta dari dinas perkerjaan umum jakarta.
Saya hanya warga biasa dan bertempat tinggal pada kawasan PIK saja.
Dan saya perduli dengan kawasan tempat tinggal saya.
Saya mengetahui setiap bagian dari kawasan lingkungan tempat tinggal saya.
Dan saya mengetahui, bahwa pintu air yg dituduhkan itu tidak ada dan tidak pernah ada.
Akan mudah untuk membuktikannya jika diperlukan.
Karena
pintu air adalah bukan barang yg ringkas dan bisa dipindahkan, jadi
kalau diperlukan, orang yang menuduhkan itu bisa menunjukan dimana letak
pintu air tersebut.
Lalu, perlu diketahui
juga, semua kawasan banjir yang berdekatan dengan PIK itu ada sebagian
besar kerabat dan teman-teman dari warga PIK juga.
Bahkan, rumah-rumah warga PIK menjadi penampungan pengungsian untuk saudara-saudara dan teman-temannya.
Begitu juga dengan Tzu Chi Center, semua korban banjir Jakarta yang membutuhkan penampungan, akan ditampung dengan terbuka.
Yang
saya sayangkan adalah, suatu isu negatif, kenapa masyarakat kita bisa
menerima nya bulat-bulat, dan meneruskannya dengan mudah.
Dan ketika kita melakukan penjelasan yang benar, kenapa tidak terjadi hal yang sama?.
Penjelasan yang saya terima ketika saya dilapangan dan terlibat didalam relawan Tzu Chi adalah:
1. Banjir ini karena curah hujannya tinggi dan lama.
2. Meluap nya beberapa waduk-waduk lain, dan menyebabkan mesin pompa nya rusak.
3. Jebolnya salah satu tanggul di banjir kanan (Latuharhary).
4. Penurunan kinerja drainisasi pluit
5. Rendahnya daratan Pluit dan berbentuk seperti mangkuk.
Jadi,
akhirnya saya hanya bisa bilang, banjir itu tidak enak, dan mari kita
intropeksi diri dengan menjaga kawasan lingkungan tempat tinggal kita
serta kota jakarta ini - See more at: http://www.pikinfo.com/ newsnevent/newsnevent_detail/ 12#sthash.TRco1n8u.dpuf
Senin, 02 Desember 2013
HERIANDI AJE NOMER 5
Kawan-kawan, saya mohon izin dan restunya untuk mewakili hak para warga DKI Jakarta, sebagai anggota DPRD Jakarta pada pemilu yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 April 2014.
Aspirasi dari kawan-kawan sebagai warga DKI Jakarta akan saya emban sebgai bagian dari amanat tugas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta.
Sekali lagi saya mohon doa restunya untuk berjuang bersam dalam membangun bangsa ini.
Aspirasi dari kawan-kawan sebagai warga DKI Jakarta akan saya emban sebgai bagian dari amanat tugas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta.
Sekali lagi saya mohon doa restunya untuk berjuang bersam dalam membangun bangsa ini.
Kamis, 28 November 2013
PEMILU SEGERA TIBA
Pemilu akan segera tiba 3 bulan lagi, tepatnya 9 april 2014. untuk menuju komposisi calon anggota dewan yang akan mewakili aspirasi anda sekalian. Salah dalam memilih atau golput adalah hak dari kalian semua calon pemilih. Tetapi akan sangat disayangkan apabila anda salah dalam memilih orang yang nantinya akan mewakili aspirasi anda atau bahkan jika anda tidak menggunakan hak pilih anda.
Hanya kita yang bisa menentukan masa depan bangsa ini, apakah ingin lebih baik dari hari kemarin atau lebih buruk, itu semua ada ditangan anda. Karena anda semua yang bisa menentukan arah dan tujuan bangsa ini, dengan cara memilih calon anggota dewan yang mempunyai kapabilitas dan kualitas yang ikut serta dalam pemilu 2014.
Maka dari itu, sangatlah penting bagi anda para pemilik suara untuk mempelajari calon-calon legislatif yang sedang berkampanye untuk menangguk suara dalam pemilu nanti. Mari kita sukseskan pemilu 2014.
Dan pekenankanlah saya, Heriandi, MM. Wakil ketua DPW PKB DKI Jakarta mewakili hak-hak anda dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara, seorang Caleg PKB dengan nomor urut 5, Dapil Jakarta Utara, kecamatan Penjaringan, Pademangan dan Tanjung Priuk. Mohon dukungan dan suara anda.
Hanya kita yang bisa menentukan masa depan bangsa ini, apakah ingin lebih baik dari hari kemarin atau lebih buruk, itu semua ada ditangan anda. Karena anda semua yang bisa menentukan arah dan tujuan bangsa ini, dengan cara memilih calon anggota dewan yang mempunyai kapabilitas dan kualitas yang ikut serta dalam pemilu 2014.
Maka dari itu, sangatlah penting bagi anda para pemilik suara untuk mempelajari calon-calon legislatif yang sedang berkampanye untuk menangguk suara dalam pemilu nanti. Mari kita sukseskan pemilu 2014.
Dan pekenankanlah saya, Heriandi, MM. Wakil ketua DPW PKB DKI Jakarta mewakili hak-hak anda dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara, seorang Caleg PKB dengan nomor urut 5, Dapil Jakarta Utara, kecamatan Penjaringan, Pademangan dan Tanjung Priuk. Mohon dukungan dan suara anda.
Rabu, 27 November 2013
KEGIATAN DONOR DARAH DI TZU CHI
Pada Minggu (24/11), saya melakukan kegiatan donor darah yang ke 16 kalinya bagi saya. di Tzu Chi School Pantai Indah Kapuk. Saya sempat pula mengajak RW 06 PIK dan beberapa RT nya. Namun, apa daya, dikarenakan HB (darah putih-RED) yang lainnya sedang dalam keadaan tinggi sehingga tidak diperbolehkan untuk mendonorkan darah mereka.
Akhirnya, hanya saya saja yang bisa melakukan donor darah. Bagi saya, kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat positif sekali, selain ada unsur sosialnya, ternyata mendonorkan darah punya efek yang bagus pula bagi kesehatan tubuh kita.
Selain itu, kegiatan ini juga sangat bermanfaat bagi mereka yang sedang membutuhkan darah dibandingkan jika kita tidak melakukan donor darah dan hanya menyimpannya di tubuh kita seumur hidup. Dan juga, tidak selamanya kita hidup di dunia ini, jadi perbanyaklah berbuat amal bagi orang lain, karena ada pepatah mengatakan "What goes around, Shall comes around", yang artinya, apa yang kita perbuat maka itulah yang akan kita dapat.
Selasa, 26 November 2013
TAMBAL BAN DI PANTAI INDAH KAPUK
Hari ini, seperti biasa sepulangnya dari kegiatan "jelajah aspirasi warga". Tiba-tiba dalam perjalanan menuju kediaman saya untuk beristirahat di PIK. Ternyata motor yang setia menemani saya blusukan ke kampung-kampung kempes.
Tinggal di perumahan Pantai Indah Kapuk memang amat nyaman, tapi terkadang yang menjadi persoalan adalah ketika kita mengalami ban bocor seperti yang saya alami sekarang. Segera saya pompa penuh ban motor saya yang bocor, lalu saya bawa ke tukang tambal ban yang mungkin hanya satu-satunya di Pantai Indah Kapuk, lokasi tepatnya di depan rumah sakit PIK dekat bibir gerbang cluster layar permai.
Untung, ban saya masih menyisakan angin untuk menuju lokasi tambal ban milik pak Dani tersebut, jika tidak, maka aktivitas saya akan terhambat."Bang, tambal ban donk," kata saya dibawah teriknya mentari. Sambil menunggu, saya kemudian berkenalan dan berbincang-bincang dengan tukang tambal ban yang bernama Dani.
"Tinggal dimana pak? kok bisa buka usaha tambal ban disini,"tanya saya. Kemudian, Dani dengan singkat menjawab "Cengkareng bos," katanya. "Oh dekat, siapa nama bapak?" tanya saya. "Dani bos nama saya," jawabnya.
Setelah berbincang santai cukup lama sambil menunggu ban saya selesai ditambal, langsung saya kepikiran untuk mengembangkan jasa tambal ban bagi warga PIK dan juga jika dilihat pak dani orangnya baik.
Lantas saya minta nomor telponnya dan berpesan untuk tujuan yang baik untuk warga PIK yang membutuhkan jasa tambal ban. Maka saya izin kepadanya untuk menyebarkan nomor telpon pak Dani kepada warga PIK, yang suatu saat membutuhkan jasanya untuk menambal ban motor nya yang bocor di rumahnya.
Selama tidak ramai, pak Dani akan menyanggupi untuk datang kerumah warga PIK yang membutuhkan jasa menambal ban. Dan ini nomor pak Dani, 085780355032. Semoga bermanfaat bagi para warga PIK.
Sabtu, 23 November 2013
Benahi Tanah Abang, Jokowi Tak Bisa Sembarang
http://jakarta.okezone.com/read/2013/07/13/500/836365/redirect
Langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengurai kemacetan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, dinilai kurang efektif. Hal itu lantaran pembenahan tersebut tidak diimbangi dengan infrastruktur penunjang.
Program pembenahan tata ruang kota yang dilancarkan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo harusnya diiringi dengan ketersediaan lahan kosong. Jika tidak, pedagang ataupun jasa ekpedisi akan tetap bongkar muat barang tepat di pasar Tanah Abang. Kemacetan pun tak akan terelakkan lagi.
"Infrakstruktur gedung tidak dibangun untuk truk ekspedisi yang besar. Pada akhirnya tetap ekpedisi itu harus memuat barangnya di luar gedung," kata Wakil Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Heriandi, Sabtu (13/7/2013).
Heriandi melanjutkan, seharusnya Pemprov DKI memberikan lahan kosong untuk bokar muat sehingga tidak menggangu kawasan tersebut. "Jelas terganggu karena adanya penyegelan. Baik proses penerimaan barang di seluruh daerah," lanjutnya.
Ditambahkannya, dirinya menyarankan antara pemerintah dengan pengusaha ekspedisi harus membangun komunikasi sehingga bisa menyelesaikan semua persoalan. Hal ini untuk menghindari respons negatif dari berbagai pihak.
"Pasar Tanah Abang pasar grosir terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, harus hati-hati dalam memutuskan kebijakan. Perlu adanya dialog yang diadakan Pemprov Jakarta," tutupnya.
Langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengurai kemacetan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, dinilai kurang efektif. Hal itu lantaran pembenahan tersebut tidak diimbangi dengan infrastruktur penunjang.
Program pembenahan tata ruang kota yang dilancarkan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo harusnya diiringi dengan ketersediaan lahan kosong. Jika tidak, pedagang ataupun jasa ekpedisi akan tetap bongkar muat barang tepat di pasar Tanah Abang. Kemacetan pun tak akan terelakkan lagi.
"Infrakstruktur gedung tidak dibangun untuk truk ekspedisi yang besar. Pada akhirnya tetap ekpedisi itu harus memuat barangnya di luar gedung," kata Wakil Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Heriandi, Sabtu (13/7/2013).
Heriandi melanjutkan, seharusnya Pemprov DKI memberikan lahan kosong untuk bokar muat sehingga tidak menggangu kawasan tersebut. "Jelas terganggu karena adanya penyegelan. Baik proses penerimaan barang di seluruh daerah," lanjutnya.
Ditambahkannya, dirinya menyarankan antara pemerintah dengan pengusaha ekspedisi harus membangun komunikasi sehingga bisa menyelesaikan semua persoalan. Hal ini untuk menghindari respons negatif dari berbagai pihak.
"Pasar Tanah Abang pasar grosir terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, harus hati-hati dalam memutuskan kebijakan. Perlu adanya dialog yang diadakan Pemprov Jakarta," tutupnya.
Relawan PKB Peduli Korban Kebakaran Kelapa Gading
Kebakaran yang melanda permukiman RT 07 RW 13 Jalan Boulevard, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, menuai keprihatinan para kader Partai Kebangkitan Bangsa, terutama saya. Kami pun dengan sukarela menggalang dana bagi ribuan korban jiwa kebakaran tersebut.
Saya selaku wakil ketua DPW PKB DKI ini, ingin meringankan beban para korban musibah kebakaran ini maka dari itu kami, PKB Jakarta membuka rekening donasi kepedulian yang akan diberikan kepad para korban tersebut.
Kami pun selain telah menghimpun dana, tim relawan PKB telah melakukan kunjungan dan pendataan kebutuhan korban kebakaran tersebut. Relawan Kebangkitan Bangsa DKI serta DPC PKB Jakarta Utara Peduli Kebakaran Kelapa Gading Jakarta Utara dan forum komunikasi tanah merah bersatu pun ikut bergabung dalam tim relawan ini.
Kami sudah membuka Posko Peduli Kebakaran yang berfungsi menerima sumbangan di sekitar lokasi. Varian kebutuhan bagi ribuan warga yang kini tinggal di penampungan antara lain berupa kebutuhan pangan, seragam sekolah, baju dan selimut, serta obat-obatan.
Kebakaran
yang melanda permukiman RT 07 RW 13 Jalan Boulevard, Kelurahan Kelapa
Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, menuai
keprihatinan para kader Partai Kebangkitan Bangsa. Mereka pun dengan
sukarela menggalang dana bagi ribuan korban jiwa. - See more at:
http://www.pkb.or.id/relawan-pkb-peduli-korban-kebakaran-kelapa-gading#sthash.70AEiBdA.dpuf
Kebakaran
yang melanda permukiman RT 07 RW 13 Jalan Boulevard, Kelurahan Kelapa
Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, menuai
keprihatinan para kader Partai Kebangkitan Bangsa. Mereka pun dengan
sukarela menggalang dana bagi ribuan korban jiwa. - See more at:
http://www.pkb.or.id/relawan-pkb-peduli-korban-kebakaran-kelapa-gading#sthash.70AEiBdA.dpuf
KISAH MIRIS SEORANG IBU TUKANG SAPU JALANAN
\
Ketika saya sedang berada di posko relawan untuk pembuatan akta kelahiran bagi mereka yang belum mempunyainya. Kemudian, seorang ibu yang berprofesi sebagai tukang sapu jalanan di jalan sinar budi, Pejagalan, Jakarta Utara, datang bersama 2 dari 5 anaknya menghampiri saya ketika saya sedang menunggu warga yang ingin mendaftar untuk mengurus pembuatan akta kelahirannya.
Kemudian ibu tersebut bercerita kepada saya bahwa 5 anaknya belum mempunyai akta kelahiran. Dan yang lebih membuat saya shock dan tidak percaya, bahwa 2 dari 5 anaknya yang datang ke posko saya, anak yang pertama sudah berusia 17 tahun dan yang paling kecil berusia 10 tahun ternyata belum mempunyai akta kelahiran semuanya.
Seketika saya berfikir, dimanakah hak dasar yang dijamin negara buat warga nya yang sudah diatur oleh pasal Pasal 53 ayat 2 UU HAM yang berbunyi "Setiap anak sejak kelahirannya, berhak atas suatu nama dan status kewarganegaraannya".
HUT KE 5 FRESH MARKET PIK MENJADI AJANG SILATURAHMI ANTAR TOKOH PIK
Pada Sabtu (16/11), saya diundang ke acara hari jadi yang ke 5 Fresh Market di PIK, Jakarta Utara. Saya selaku Sekjen BGM, sangat antusias sekali dengan diadakannya acara ini. Karena dengan adanya acara ini, kita semua bisa saling silaturahmi antara tokoh-tokoh senior di wilayah PIK dan menjalin hubungan yang baik sesama warga di PIK.
Acara ini juga menurut saya sangat beda dengan acara lainnya, karena selain ada unsur kegembiraan, dan ada juga unsur kesehatan karena di barengi dengan HUT ke-2 Senam Pagi Fresh Market pada malam harinya yang bertempat di Grand Hya Wen Resto.
Dan pada acara malam harinya, saya sempat berfoto-foto dengan tokoh senior PIK, yaitu Pak Ahi. Beliau mengatakan kepada saya, bahwa dirinya senang dengan adanya perwakilan warga tionghoa maju menjadi caleg untuk pemilu 2014. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada semua tokoh di PIK yang mendukung saya untuk maju menjadi caleg DPRD DAPIL 3 JAKARTA UTARA.
Acara ini juga menurut saya sangat beda dengan acara lainnya, karena selain ada unsur kegembiraan, dan ada juga unsur kesehatan karena di barengi dengan HUT ke-2 Senam Pagi Fresh Market pada malam harinya yang bertempat di Grand Hya Wen Resto.
Dan pada acara malam harinya, saya sempat berfoto-foto dengan tokoh senior PIK, yaitu Pak Ahi. Beliau mengatakan kepada saya, bahwa dirinya senang dengan adanya perwakilan warga tionghoa maju menjadi caleg untuk pemilu 2014. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada semua tokoh di PIK yang mendukung saya untuk maju menjadi caleg DPRD DAPIL 3 JAKARTA UTARA.
Jumat, 22 November 2013
FORUM ASPIRASI RT DI BGM PIK
Komunikasi dua arah menurut saya sangat penting sekali untuk diterapkan dalam hal apapun demi tercapainya sebuah tujuan atau kesepakatan bersama. Dan komunikasi tidak hanya sebatas ketika kesepakatan sudah tercapai saja, tetapi perlu sekali bagi saya untuk terus dipelihara dan dijalin agar tidak terjadi miss komunikasi kembali di kemudian harinya.
Maka dari itu, saya selaku Sekjen BGM, memprakarsai sebuah pertemuan untuk membahas saran dan kesepahaman peranan masing-masing dari RT dan RW di wilayah BGM ini dengan pengembang wilayah BGM yaitu, Agung Sedayu Group.
Dan hasilnya pun memuaskan masing-masing pihak, baik RT dan RW wilayah BGM Pantai indah Kapuk serta pihak pengembang yaitu Agung Sedayu Group. Kesepahaman hubungan kemitraan ini pun terjalin dan terbentuk dengan baik. Itu semua saya lakukan demi kemajuan dan perkembangan kawasan Pantai Indah Kapuk menjadi lebih baik dan jauh lebih baik lagi.
berikut poin-poin yang didapat dari hasil pertemuan itu :
1. Bahwa air adalah sumber kehidupan penting bagi warga BGM, oleh karena itu pengelola wilayah BGM, akan mengupgrade filter airnya menjadi yang paling canggih teknologi filter airnya yaitu Reservese Osmosi (RO). Dan akan ditambah bahan baku airnya dengan mengubah dari air laut.
2. Bahwa mengenai keamanan kondisi cluster dan kawasan juga telah menjadi keprihatinan bersama, maka dengan ini, akan ada penyegaran visi profesional keamanan dalam pendekatan tugasnya dan juga akan ada penambahan personil.
3. Bahwa, sering terjadinya kejahatan kriminal di wilayah BGM yang meresahkan para warga seperti narkoba, penyelundupan barang, imigran gelap dan mencegah potensi kejahatan terorisme, maka, khusu untuk mobil box yang masuk ke wilayah BGM akan dibuatkan peraturan khusus.
4. Bahwa, dalam mendukung efektifitas dan efisiensi para warga dalam berhubungan atau jaringan network, maka pengelola akan merespon dengan membuka berbagai opsi provider network bagi warga BGM, sesuai dengan etika bisnis win-win solution.
5. Bahwa melihat tantangan kawasan yang makin terbuka dan tetap ingin menjaga kenyamanan warganya, maka, akan dibentuk suatu forum komunikasi bersama demi musywarah mufakat.
6. Bahwa untuk mendukung interaksi warga BGM, maka kami mengusulkan agar digelar suatu acara car free night di alteri PIK, yang berupa festival budaya untuk semua warga.
7. Bahwa BGM akan membeli unit mobil pemadam kebakaran dan bisa digunakan bukan hanya untuk para warga BGM saja, tetapi juga daerah sekitar yang membutuhkannya.
Langganan:
Postingan (Atom)



























.jpg)